Home > Signal Forex > Mencari Signal Trading dengan Moving Average

Mencari Signal Trading dengan Moving Average

signal-moving-average

Mencari Signal Trading dengan Moving Average – Moving average selain untuk membaca trend apakah sedang uptrend ataukah sedang downtrend dan dijadikan acuan level penting support resistance dinamis ternyata moving average juga bisa untuk kita jadikan sebagian sugnal trading dalam melakukan BUY atau SELL.

Ada dua cara yang saya tau bisa dipakai agar moving average bisa kita jadikan sebagai acuan signal buy sell trading forex kita. Semua cara ini hanya di pakai di Timeframe kecil misal H1 yang mengikuti Trend di TimeFrame besar di D1 dan harga sudah dekat atau menyentuh Level Support/Resistance

Signal CrossOver atau Perpotongan antara 2 Moving Average

Seperti yang sudah kita pelajadi di cara membaca trend dengan moving average, jika terjadi persilangan antara moving average periode kecil dengan moving average periode besar maka bisa kita katakan telah terjadi perubahan harga

  • Jika MA Kecil (EMA 8) Berpotongan dengan MA besar (EMA 21) dari atas ke bawah maka trend berubah dari Uptrend ke Downtrend
  • Jika MA Kecil (EMA 8) berpotongan dengan MA besar (EMA 21) dari bawah ke atas maka trend berubah dari Downtrend ke Uptrend

Misal Jika Trend di Timeframe D1 sedang turun dan Harga sudah Dekat atau menyentuh area resistance maka kita lihat dan tunggu di Timeframe H1 hingga terjadi perpotongan Moving average, MA kecil memotong MA besar dari atas ke bawah

moving average

TREND DI D1 SEDANG DOWNTREND

moving average

signal buy

Perhatikan area yang dilangkari disitulah terjadi perpotongan dri EMA 8 memotong EMA 21 dari atas kebawah yang Merupakan signal trading SELL kitasebaliknya misal Jika Trend di Timeframe D1 sedang naik dan Harga sudah Dekat atau menyentuh area Support maka kita lihat dan tunggu di Timeframe H1 hingga terjadi perpotongan Moving average, MA kecil memotong MA besar dari bawah ke atas

moving average

TREND DI D1 SEDANG UPTREND

moving average

signal sell

Dari contoh gambar diatas kita memiliki 2 signal untuk melakukan BUY.yang pertama harga hanya mendekati support di D1 belum sampai menyentuh Area support kemudian harga memantul dan terjadi perpotongan ema 8 dengan ema 21 dari bawah ke atas yang merupakan signal buy kita

yang kedua adalah harga menyentuh dan sempat sideway di area support timeframe D1 yang kemudian harga memantul dan di ikuti signal buy dengan adanya perpotongan ema 8 dengan ema 21

Signal Saat Harga Menyentuh Area Support Resistance Dinamis MA

Berbeda dengan Cara perpotongan 2 MA yang langsung open order BUY SELL saat terjadi crossover, Cara kedua ini kita tidak langsung melakukan open order saat terjadi perpotongan tetapi menunggu harga melemah dan berbalik ke area support resistance dinamis, kemudian kita bisa melakukan open order di area support dinamis atau memasang pending order buy/sell stop pada swing high/low.

Misal Trend di Timeframe D1 sedang naik dan Harga sudah Dekat atau menyentuh area Support maka kita lihat di Timeframe H1 hingga terjadi perpotongan Moving average dan tunggu harga berbalik menyentuh area support dinamis MA di H1

moving average

TREND D1 SEDANG UPTREND

moving average

SIGNAL BUY

Setelah harga menyentuh support timeframe D1 kemudian terjadi perpotongan MA maka kita tunggu terlebih dahulu harga berbalik ke Area support dinamis MA di timeframe H1 dan terlihat memantul kembali ke atas mengikuti arah trend D1 baru kemudian kita bisa membuka order BUY seperti yang di tandai oleh lingkaran

Selain cara open order diatas, kita juga bisa memasang pending order BUYSTOP di swing high saat harga menyentuh area support dinamis MA di H1 selama jarak antara garis pending buystop ke Resistance D1 masih lebar. Garis hitam putus putus adalah Contoh penempatan pending order BUYSTOP di swing high

Misal Jika Trend di Timeframe D1 sedang turun dan Harga sudah Dekat atau menyentuh area Resistance maka kita lihat di Timeframe H1 hingga terjadi perpotongan Moving average dan tunggu harga berbalik menyentuh area resistance dinamis MA di H1

moving average

Trend D1 sedang Turun

moving average

Signal sell

Setelah harga menyentuh Resistance di timeframe D1 kemudian terjadi perpotongan MA maka kita tunggu terlebih dahulu harga berbalik ke Area resistance dinamis MA di timeframe h1 dan terlihat memantul kembali ke bawah mengikuti arah trend D1 baru kemudian kita bisa membuka order SELL seperti yang di tandai oleh lingkaranSelain cara open order diatas, kita juga bisa memasang pending order SELLSTOP di swing low saat harga menyentuh area Resistance dinamis MA selama jarak antara garis pending SELLSTOP ke support D1 masih lebar. Garis hitam putus putus adalah Contoh penempatan pending order BUYSTOP di swing Low

Yang harus di perhatikan sebelum membuka BUY atau SELL order adalah,

  • Kita Sudah sesuai dengan Arah Trend di TimeFrame besar
  • Open Order sebaiknya sedekat mungkin dengan Support Resistance Timeframe Besar maupun Support Resistance Dinamis Di Timeframe kecil kita
  • Jarak Open Order dengan Area Target Take Profit kita masih cukup lebar, Target Take Profit Kita yaitu jika Order kita SELL maka area target take profit ada di support di timeframe besar, sebaliknya jika order kita BUY maka area target take profit ada di resistance Timeframe besar.

Leave a Reply